Palembang, 3 Agustus 2026 – Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel dalam menghadapi berbagai potensi ancaman yang melibatkan bahan berbahaya, Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan Pelatihan Pengoperasian Kendaraan Khusus Pelacak, Deteksi Dini dan Analisa Kimia, Biologi, Radioaktif, dan Nuklir (KBRN) kepada personel Satbrimob Polda Sumsel.

Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama lima hari, mulai 3 hingga 7 Agustus 2026, bertempat di Mako Satbrimob Polda Sumsel. Pelatihan diikuti oleh personel Satbrimob Polda Sumsel dengan menghadirkan 5 (lima) orang instruktur yang dipimpin oleh AKP Benni Cahyadi, S.Si.

Selama pelatihan, para peserta menerima materi teori dan praktik mengenai pengoperasian kendaraan khusus pelacak KBRN, teknik deteksi dini terhadap ancaman bahan kimia, biologi, radioaktif, dan nuklir, serta analisa hasil deteksi sesuai dengan prosedur operasional yang berlaku. Selain itu, peserta juga dibekali kemampuan dalam penggunaan peralatan pendukung guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat yang melibatkan unsur KBRN.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Satbrimob Polda Sumsel untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, sehingga setiap personel memiliki kompetensi yang andal dalam melaksanakan tugas-tugas kepolisian, khususnya penanganan ancaman KBRN yang membutuhkan kemampuan dan peralatan khusus.

Melalui pelatihan ini diharapkan seluruh personel mampu mengoperasikan kendaraan khusus beserta perangkat deteksi dan analisa KBRN secara profesional, sehingga dapat memberikan respons yang cepat, tepat, dan efektif dalam mendukung tugas-tugas kepolisian demi menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat.