Ryanald Jonathan : Organisasi Kepemudaan Memiliki Peran Penting Pembelajaran Kepemimpinan dan Pembentukan Karakter

JAKARTA | Bernasindo– Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Jakarta Barat adakan giat Masa Penerimaan Anggota Baru (Maperta) pada hari hari Minggu (11/10/2026), dimulai pukul 16.00 WIB, bertempat di jalan Pegangsaan, Jakarta Pusat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh kalangan pemuda, mahasiswa, perwakilan organisasi kepemudaan, organisasi mahasiswa, serta peserta dari berbagai latar belakang yang memiliki perhatian terhadap pengembangan kapasitas generasi muda dan kehidupan berorganisasi.

Hadir pula tokoh dari Jakarta Barat, Ketua DPD Partai Golkar Jakarta Barat, Ryanald Jonathan.

Kehadiran Ryanald Jonathan menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi dan membangun ruang dialog antargenerasi muda, khususnya dalam mendorong lahirnya generasi yang memiliki kesadaran sosial, wawasan kebangsaan, serta pemahaman politik yang baik.

Dalam kesempatan tersebut, Renald menyampaikan pesan mengenai pentingnya generasi muda untuk semakin melek politik dan memahami peran strategis mereka dalam menentukan arah masa depan bangsa.

Menurutnya, politik tidak seharusnya dipandang semata-mata sebagai arena perebutan kekuasaan, melainkan sebagai sarana untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, menghadirkan solusi atas berbagai persoalan, serta mendorong perubahan yang membawa manfaat bagi kehidupan bersama.

“Generasi muda harus memiliki kesadaran politik yang baik. Kita perlu memahami bagaimana kebijakan publik dibuat, bagaimana aspirasi masyarakat diperjuangkan, dan bagaimana kita bisa mengambil bagian dalam proses pembangunan bangsa. Jangan sampai anak muda justru menjauh dari politik, padahal masa depan bangsa ini juga ditentukan oleh keterlibatan mereka,” ujar Renald.

Ia juga menekankan bahwa keterlibatan dalam politik harus dibangun di atas pengetahuan, integritas, sikap kritis, dan rasa tanggung jawab. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya menjadi penonton dalam dinamika nasional, tetapi mampu berperan sebagai bagian dari masyarakat yang aktif menyampaikan gagasan dan mengawal perubahan.

Ryanald menilai organisasi kepemudaan dan mahasiswa memiliki peran penting sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan, pembentukan karakter, serta pengembangan kemampuan berdiskusi dan menyampaikan aspirasi secara konstruktif.

Melalui organisasi, anak muda dapat belajar menghargai perbedaan pandangan, membangun kolaborasi, dan memahami bahwa kemajuan bangsa membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat.

“Anak muda tidak harus menunggu menjadi pejabat atau memiliki jabatan tertentu untuk memberikan kontribusi. Mulailah dengan membangun pengetahuan, berani menyampaikan gagasan, peduli terhadap lingkungan sekitar, dan mengambil bagian dalam kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap kegiatan yang mempertemukan pemuda dan mahasiswa dari berbagai organisasi seperti Maperta GAMKI dapat memperluas jejaring, membuka ruang pertukaran gagasan, serta memperkuat semangat kolaborasi di antara generasi muda Indonesia.

Menurutnya, perbedaan latar belakang organisasi maupun pandangan politik seharusnya tidak menjadi penghalang bagi anak muda untuk membangun komunikasi dan bekerja sama dalam menjawab tantangan bangsa.

Kehadiran dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antarkomunitas pemuda dan mahasiswa, serta mendorong terciptanya generasi yang tidak hanya memiliki semangat perubahan, tetapi juga kesiapan intelektual dan moral untuk mewujudkannya.

Dengan meningkatnya literasi politik dan partisipasi publik di kalangan generasi muda, diharapkan semakin banyak anak muda yang berani mengambil peran dalam pembangunan, menghadirkan gagasan baru, dan berkontribusi bagi masa depan Indonesia. (Ril/).