Jakarta Timur – Bernasindo.com
Program Pembangunan Manusia Pancasila (PPMPN) menggelar Roadshow Pancasila dengan tema “Pancasila Sebagai Benteng Tangguh di Tengah Krisis Multi Fungsi”, Kamis (1/10/2026) malam pukul 19.30 WIB di Kantor Sekretariat RW 011/3, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
Acara diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya bersama, dilanjutkan dengan Mengheningkan Cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Bidara Cina, Camat, Bimaspol, Sekretaris RW, Dawis RW 011, Sekretaris PKK RW 011, Ketua LSM GMBI, Serikat Pengemudi Online Indonesia, dan Perwakilan FBR Timur.
Ketua RW 011/3, H. Misbach menyambut baik kehadiran PPMPN sebagai pelopor semangat juang.
“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Saya rasa kehadiran PPMPN dalam tema Roadshow Pancasila ini adalah pelopor kembali semangat pejuang nenek moyang. Untuk itu apabila ada pendalaman tentang Pancasila harus kita ikuti dan kita pahami untuk diri kita,” ujarnya.
“Insyaallah jika kita punya niat baik, kita ingin negara kita ini menjadi negara yang baik, kita tanamkan Pancasilais, dan kita tanamkan dalam hati Hubbul Wathan Minal Iman, cinta tanah air adalah bagian dari iman,” pungkasnya.
Lurah Bidara Cina, Suhartono menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan.
“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Saya sangat mengapresiasi kepada rekan-rekan semua karena saya diperkenankan hadir. Alhamdulillah semoga kegiatan ini semua diberikan kelancaran dan ridho Allah,” ucap Suhartono
Dilanjutkan oleh Ketua Umum PPMPN, Andreas menegaskan pentingnya pemahaman Pancasila secara menyeluruh.
“Allahu Akbar! Tentu kita saat ini merasakan keadaan sekarang ini sedang tidak baik-baik saja. Kita sebagai aktivis dalam bidang Pancasila, turunan Pancasila salah satunya adalah segala sumber hukum yang berlaku di Republik Indonesia. Maka dari itu kita semua dengan penuh kesadaran harus menanamkan dan memahami dengan sepenuh hati apa itu Pancasila, pelajari pilar-pilar Pancasila serta terapkan dalam kehidupan kita dalam bersosial bernegara,” tegasnya.
Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif dan pemaparan materi inti tentang penjelasan Pancasila berdasarkan nilai-nilai sistematis, feodalis dan difahami secara dialektika panca indera manusia.
Dalam materi tersebut, PPMPN mengajak peserta untuk tidak hanya menghafal Pancasila, tetapi memahami secara mendalam dari aspek filosofis, historis, hingga penerapannya melalui panca indera dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, sehingga Pancasila benar-benar menjadi benteng tangguh di tengah krisis multi fungsi.
Definisi Pancasila adalah Dasar Negara dan Ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Secara etimologi dan terminologi:
Etimologi: Berasal dari bahasa Sansekerta. Panca artinya lima, dan Sila artinya dasar, asas, atau prinsip.
Pancasila adalah lima dasar / lima prinsip fundamental yang menjadi pandangan hidup (Weltanschauung), dasar negara, ideologi nasional, dan pemersatu bangsa Indonesia yang terdiri dari:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia
3. Fungsi Utama Pancasila:
Sebagai Dasar Negara,Sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. Semua peraturan tidak boleh bertentangan dengan Pancasila.
Sebagai Ideologi Negara, Cita-cita dan tujuan negara Indonesia.
Sebagai Pandangan Hidup,Pedoman yang mengatur sikap dan perilaku masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai Kepribadian Bangsa, Ciri khas yang membedakan bangsa Indonesia dengan bangsa lain.Sebagai Perjanjian Luhur Bangsa,Kesepakatan para pendiri bangsa saat merumuskan negara.
Singkatnya, kalau di dalam tema Roadshow menurut Ketua PPMPN, Pancasila adalah Benteng Tangguh, karena tanpa 5 sila itu, Indonesia tidak punya arah dan mudah terpecah oleh krisis.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama menurut keyakinan masing-masing.
(Yuli)
