Silaturahmi Halalbihalal KPPBI dan Perwanti : Lestarikan Kebaya Encim Peranakan

Jakarta | Bernasindo – Masih dalam momen hari raya idul fitri 1447 Hijriah, Komunitas Perempuan Pelestari Budaya Indonesia (KPPBI) bersama Pesaudaraan Wanita Tionghoa Indonesia (Perwanti) menggelar acara Silaturahmi Halalbihalal :” Bersalaman dalam rengkuh bermaafan lahir & Batin” di Kidow Manado Resto dan Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis(09/04/2026).

Dalam sambutannya Ketua Umum KPPBI, Diajeng Dewi mengucapkan rasa syukurnya kepada Tuhan atas terselenggaranya acara silaturahmi halalbihalal tersebut

“Pertama-tama saya ucapkan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, pada hari ini kita dapat berkumpul bersama dengan keadaan yang sehat dan saya mengucapkan terima kasih kepada ibu dewan pembina KPPBI, ibu dewan penasehat KPBBI dan semua ibu-ibu yang cantik,anggun dan berbudaya yang sudah menyempatkan diri untuk hadir dalam acara silahturahmi dan halalbihalal ini”, ujar Dewi

“Tema baju yang yang kita pilih pada acara hari ini adalah melestarikan Budaya, Kebaya Encim Peranakan”, kata Dewi

Dewi berkata Kebaya Encim merupakan asli dari budaya Thionghoa yang datang ke Indonesia dan kemudian dibudayakan kembali oleh penduduk Indonesia sehingga menjadi hasil akulturasi budaya Tionghoa (Peranakan) dan Betawi.

Disisi lain, Surijaty Aminan selaku Ketua Umum Perwanti sekaligus Dewan pembina KPPBI mengatakan ;”Momen halalbihalal bukan sekedar tradisi dari seremonial tahunan tetapi bagi kita komunitas wanita, ini adalah moment untuk kita para wanita untuk mengcas energi positif di tengah kesibukan kita”, ujar Surijaty.

Hari ini marilah kita membuka pintu hati lebar-lebar untuk saling memaafkan, ini bukanlah tanda kelemahan melainkan bukti kekuatan hati dari seorang wanita untuk mengjaga kerukunan atau kebersamaan dari komunitas kita , kata Surijaty.

Komunitas ini merupakan rumah kedua bagi kita semua, karena disini tempat saling berbagi ilmu, saling mendukung dan masih banyak lagi yang lainnya, ungkap Surijaty

Dengan kita tumbuh bersama dengan hati yang bersih setelah saling memaafkan, maka saya nyakin energi kolaburasi kita untuk kedepannya akan semakin kuat, tutur Surijaty.

Dewan Penasehat KPPBI, Sri Wardhati mengatakan rasa simpatiknya terhadap pelestarian budaya Indonesia terutama kebaya.

“Ketika ketua Umum KPPBI ajak saya bergabung di organisasi ini, saya sangat tertarik karena ada komunitas yang melestarikan budaya Indonesia terutama kebaya, karena seperti yang kita tahu bahwa kebaya kita ini hampir saja diambil oleh negara lain”, ujar Sri Wardhati

Sri Wardhati berharap semoga KPPBI bisa terus dapat mengembangkan dan memajukan kebudayaan kita ini kepada setiap daerah-daerah di seluruh Indonesia.

Acara Silaturahmi Halalbihalal semakin meriah dengan adanya live musik, bernyanyi bersama dan pegelaran fashion show kebaya encim oleh semua pengurus dan anggota KPPBI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *